(lahir di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat, 17 Januari 1706 - Meninggal di Philadelphia, pennsylvania, Amerika Serikat, 17 April 1790 pada umur 84 tahun)

Ia adalah seorang tokoh Amerika Serikat yang terkenal dan telah meninggalkan banyak karya di dalam hidupnya. Franklin adalah orang dengan banyak jenis pekerjaan dan keahlian. Ia adalah seorang wartawan, penerbit, pengarang, filantrofis, abolisionis, pelayan masyarakat (pejabat), ilmuwan, diplomat, dan penemu sekaligus! Franklin juga adalah salah seorang pemimpin Revolusi Amerika, dan salah satu penandatangan Deklarasi Kemerdekaan Amerika. Kata-katanya banyak yang terkenal dan dikutip orang. Misalnya "waktu adalah uang" kemungkinan besar berasal dari dirinya. Karena ia juga seorang penerbit dan pemilik percetakan, banyak kata-katanya yang masih bisa dibaca orang hingga sekarang karena ia juga banyak dan rajin menulis. Ia juga terkenal dengan percobaanya mengenai listrik (penangkal petir). Dia adalah Kepala Kantor Pos pertama di Amerika, pembuat "Perpustakaan umum" pertama, dan orang pertama yang mengorganisasikan barisan pemadam kebakaran kota.
2. August Bier
(24 November 1861- 12 Maret 1949)
Ia adalah seorang ahli bedah dari Jerman dan pelopor tulang belakang anestesi. Beliau menyandang gelar profesor di Greifswal dan Bonn, kemudian Bier menjadi professor di Berlin.
Pada awal abad 20 August Bier menemukan anestesi spinal. Metodenya terdiri dalam menyuntikkan kokain dalam cairan serebrospinal. Bier menjadi sukarela dalam pengujiaannya, tetapi selama percobaan, lubang yang di tulang belakangnya menyebabkan kebocoran cairan serebrospinal. Asisten Bier turun tangan ikut membantu, ketika asistennya sudah benar-benar tertidur, Bier menendang betisnya, memukulinya dan membakar, mencabut rambut kemaluan, tetapi tetap asistennya tidak merasakan apa-apa. Sehingga pada saat ini kokain banyak digunakan dalam ilmu kedokteran
3. Jonas Salk
(28 Oktober 1914 - 23 Juni 1995)
Ia adalah seorang penelti media dan virolog Amerika Serikat. Jonas Salk paling dikenal melalui penemuan dan pengembangan vaksin polio pertama yang aman dan efektif. Dia lahir di New York City, di mana orang tuanya adalah imigran Yahudi-Rusia. Meskipun mereka tidak begitu terdidik secara formal, mereka ingin melihat putera-puteri mereka berjaya. Ketika menempuh sekolah medis di Universitas New York, dia keluar dari perkumpulan kawan sebayanya tidak hanya karena keunggulan akademisnya, tetapi lebih kepada keinginannya untuk melakukan penelitian medis, bukan untuk menjadi seorang dokter praktik.
Selama penelitian di Sekolah Kedokteran Universitas Pittsburgh, Dr Jonas Salk mungkin telah menemukan vaksin untuk polio. Namun percobaan tersebut membutuhkan subyek manusia sehat untuk pengujian, Salk bersama dengan keluarganya menyuntikkan vaksin tersebut kedalam tubuh mereka untuk pengujian. Spekulasinya berhasil, mulailah dikembangkan antibodi terhadap polio.
Jonas Salk menolak untuk mematenkan vaksin temuannya dan tidak pernah mendapatkan kompensasi untuk penemuannya.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar