Harba PII, sebuah refleksi diri. - Corat-Coret

Hot

Harba PII, sebuah refleksi diri.

4 Mei 1947- 4 Mei 2012 
Selamat Hari Bangkit Pelajar Islam Indonesia (PII) ke-65
Semoga di usianya yang terhitung "lansia" PII lebih bisa mengayomi segenap pelajar indonesia khususnya dan umat muslim pada umumnya untuk menuju cita2 PII izzul islam wal muslimin. 
sebuah momen untuk lebih mentadabburi tujuan pendiri PII dan refleksi diri para kader kini.

"Tandang ke gelanggang walau hanya seorang"

#dan ingatlah bahwa hari kebangkitan itu ada, aku hidup aku mati aku hidup lagi selamanya..begitulah titik kehidupan merotasi kita- Ihin Badunk
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tak terasa sudah 4 tahun aku mengenal PII, banyak hal yang aku dapatkan di sana yang sama sekali tidak aku dapatkan di tempat-tempat lain. Sekolah kehidupan, ya rasanya kata itu lebih pantas untuk menggambarkan sosok PII, karena disana aku ditempah, dibina dan dididik untuk menjadi manusia seutuhnya, yang lebih mengerti akan hakikat hidup ini, sekolah ini tidak memungut biaya akan tetapi menuntut kita untuk mejadi manusia yang unggul, menjadi pemimpin-pemimpin masa depan, sekolah ini memiliki disiplin yang tidak dimiliki sekolah-sekolah formal, berlandaskan al-quran, as-sunnah, falsafah pergerakan dan Khittah perjuangan, PII membentuk karakter kader yang ideal, yang mampu menghadapi tantangan zaman.

Kini di usianya yang ke 65 PII telah melahirkan begitu banyak kader-kader militan, sebutlah salah satunya mantan presiden RI kita  Bapak. Jusuf Kalla. sesosok pribadi yang berkarakter, berpendirian tegas terhadap apa yang harus dilakukan. Semoga PII di usia yang lebih dari sekedar dewasa ini, terus melahirkan kader-kader yang berkualitas yang mampu mengangkat derajat bangsa ini menjadi sebuah bangsa yang jauh lebih maju dari sebelumnya.

Terimakasih kepada Yoesdi Ghozali, Anton Timur Djaelani, Amien syahri dan Ibrahim Zarkasji yang telah mendirikan organisasi ini, sebuah organisasi yang dapat menyatukan para pelajar santri dan pelajar abangan (umum) yang kala itu saling bersitegang, sebuah organisasi penggerak pelajar menuju pribadi muslim, cendikia dan pemimpin. Terima kasih atas segala jasamu sehingga aku mengenal organisasi besar ini. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar