Entah yang keberapa
Cacian itu mendarat lagi ditelingaku
Menusuk tajam
Menodai lisan yang suci
Menjauhi kelembutan hati
Tapi telinga ini telah sunyi
Tak peduli kata yang mendera
Bagai embun yang ditangkap sang mentari
Biar kekeringan menghempaskannya
Mengapa manusia begitu mudah untuk membenci
atau sekedar memaki????


Tidak ada komentar:
Posting Komentar